23 February 2020

 

KADUMANEUH.- Program Bina Keluarga Remaja (BKR) dan Penyiapan Keluarga Berencana Remaja (PKBR) yang di lakukan di Kantor Desa Kadumaneuh Selasa (25/09) BKR dan PKBR adalah kegiatan bersama yang dilakukan oleh kader dan orang tua atau anggota keluarga lainnya yang mempunyai anak remaja, tujuan Bina Keluarga Remaja adalah meningkatkan pengetahuan, sikap, perilaku dan keterampilan orang tua dan anggota keluarga lainnya dalam membina tumbuh kembang anak remaja baik fisik maupun intelektual, kesehatan produksi, mental, emotional, sosial dan moral spiritual secara seimbang melalui komunikasi efektif antara orang tua atau remaja dengan remaja. manfaat Bina Keluarga Remaja  dan anggota orang tua lainnya mengetahui tahap pertumbuhan dan perkembangan anak dan remaja serta mampu memenuhi kebutuhan asah asih dan asuh. Camat sambutan, Drs. Doni Hermawan menekankan pentingnya Bina Keluarga Remaja (BKR) dalam rangka mensukseskan salah satu Program Pemerintah yakni membangun masyarakat dari Desa yang di aplikasikan dengan Bina Keluarga Remaja. " melalui BKR dan PKBR nantinya diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan sikap, perilaku dan keterampilan orang tua dan anggota keluarga lainnya dalam membina tumbuh kembang anak dan remaja, baik fisik maupun intelektual, kesehatan reproduksi, mental, emotional, sosial dan moral spritual secara seimbang melalui komunikasi efektif antara orang tua atau keluarga dengan remaja," pungkas Doni.

KADUMANEUH.- Hari ini (112/11) Desa Kadumaneuh menyelenggarakan pengajian rutin di bale desa yang dihadiri camat Banjar, Drs. Doni Hermawan, Kepala Desa Kadumaneuh Apud, Tokoh Masyarakat, RT, RW, serta Ibu-ibu Kader, dengan penceramah Ust. Abdul Muis dari Kadugedong, dengan membawa tema, Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, Ust Abdul Muis Menerangkan bahwa dengan mengadakan merayakan Maulid ini kita sebagai muslim, kita harus mengetahui dengan benar siapa nabi kita kita yang telah membawa kita dari kegelapan ke dalam cahaya kebenaran, dengan cahaya itu kita bisa mampu membedakan mana yang bathil mana yang betul, kita contohkann bagaimana jika seandainya dalam gelapnya malam mati lampu, mungkin kita kita tidak mengetahui dimana kamar tidur, dimana letaknya kursi, letaknya lemari mungkin kita berjalan pasti akan menabraknya karna gelap tapi disaat lampu sudah menyala maka kita akan mengetahui kembali dimana benda itu kita letakan, itulah gunanya cahaya, yang akan membawa kita ke jalan kebenaran, "terangnya.

Doni mengatakan pengajian rutin seperti ini sangat lah penting bagi kita, untuk memupuk iman yang akan membawa kita kedalam Ridho Allah SWT. "Pungkasnya"