23 February 2020

pasirawi,- Antusiasnya warga Desa Pasirawi Kecamatan Banjar ketika menghadiri musyawarah desa pada hari Rabu (03/10) dalam rangka pembahasan Penyusunan dan Pengesahan APBDES Perubahan diantaranya dihadiri oleh Camat Banjar Doni Hermawan, Kepala Desa Pasirawi, Tokoh agama, Tokoh Masyarakat, RT dan RW serta anggota masyarakat yang lain.

Didalam sambutannya Camat Banjar bahwa Pembangunan Desa itu hakekatnya masih bisa di rubah pada Perubahan Anggaran Kegiatan pertengahan tahun yakni di bulan Juni dengan syarat adanya Musyawarah Desa tentang perubahan pembangunan.

Pada kesempatan yang lain Kepala Desa Pasirawi M Rasyidi juga sangat berterima kasih sekali kepada seluruh elemen masyarakat yang telah hadir pada Musyawarah desa karena pembangunan yang akan dilakukan Pemerintah Desa tujuanya memang untuk masyarakat desa Pasirawi.

PASIRAWI.- Camat Banjar Doni Hermawan  hadir pada acara Gerakan Tanam Jagung dan Kedelai Tahun 2018 Kamis (27/09) , bertempat di Kp. cobogo Desa Pasirawi Kecamatan Banjar.

Komoditas jagung merupakan salah satu komoditas yang memiliki posisi penting dan strategis dalam perekonomian nasional, karena fungsinya yang multiguna sebagai sumber bahan pangan serta bahan baku industri pakan ternak, bahkan daun dan batang jagung bisa dimanfaatkan sebagai pakan ternak sapi. Oleh karena itu pemerintah menetapkan komoditas jagung sebagai salah satu komoditas prioritas untuk dikembangkan, disamping padi dan kedelai. Pemerintah berkeinginan untuk memenuhi kebutuhan jagung dari produksi dalam negeri sehingga sampai saat ini pemerintah belum membuka kran untuk impor jagung. Maka peluang ini harus bisa dimanfaatkan mengingat Kabupaten Pandeglang memiliki potensi lahan yang cukup luas untuk pengembangan jagung dan Kedelai, baik lahan milik masyarakat, perkebunan, kehutanan dan lahan adat maupun lahan perum perhutani.

Dikatakan pula ,Berkaitan dengan pengembangan kedelai dan Jagung yang harus disikapi oleh pemerintah yaitu nilai jual dari petani kepada pedagang pengumpul harus menarik dengan harga yang wajar dan ketersediaan benih yang dibutuhkan pada waktunya. Hal ini seringkali sulit untuk diperoleh dan menjadi PR bagi kita semua untuk menyediakan benih yang diperlukan oleh para petani. Oleh karena itu kepada semua pihak yang terkait dalam penyediaan sarana produksi, baik yang dilaksanakan pengadaannya oleh kelompok maupun melalui bantuan sarana langsung yang diberikan oleh pemerintah harus tepat waktu, tepat jumlah dan tepat sasaran sehingga tidak memberikan/membuat kekecewaan bagi para petani kedelai.

Selanjutnya Camat banjar berharap, melalui Gerakan Tanam Jagung dan Kedelai ini, dapat meningkatkan produksi serta produktivitas untuk mendukung penyediaan bahan baku industri pakan ternak dan pengembangan peternakan ayam di Kabupaten Pandeglang serta untuk ketersediaan bahan baku tahu tempe. Di samping itu dapat memotivasi para petani untuk menanam jagung dan kedelai dengan memanfaatkan lahan-lahan kering dan lahan marginal yang masih kosong tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Pandeglang, serta lahan bekas panen padi sehingga areal tanam jagung dan kedelai meningkat.

Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Petanian Pandeglang yang mewakili, Danramil Banjar Kapt. Inf. AH. Mulyana, , para pengurus dan anggota kelompok tani Serta Tamu Undangan

Pada kesempatan tersebut telah di laksanakan pula penyerahan bantuan bibit  kepada kelompok tani yang ada didesa Pairawi.